Menghubungkan RouterBoard MikroTik ke Internet merupakan langkah pertama yang harus dilakukan sebelum router dapat digunakan untuk berbagi koneksi ke komputer, server, access point, maupun perangkat jaringan lainnya.
Bagi pemula, proses ini mungkin terlihat rumit karena melibatkan konfigurasi interface, IP Address, DNS, hingga NAT.
Namun, sebenarnya konfigurasi dasar MikroTik cukup sederhana jika dilakukan secara berurutan dan diterapkan pada berbagai seri RouterBoard maupun perangkat MikroTik lainnya yang menggunakan RouterOS.
Persiapan Sebelum Konfigurasi
Sebelum memulai konfigurasi, siapkan beberapa hal berikut:
- RouterBoard MikroTik
- Adaptor daya
- Kabel LAN minimal 2 buah
- Laptop atau PC
- Aplikasi Winbox
- Koneksi Internet dari ISP (Modem/ONT)

Login ke RouterBoard
Hubungkan laptop ke port ether2, kemudian buka Winbox, masuk menggunakan:
- Username : admin
- Password : (kosong jika baru)
Setelah berhasil login, sebaiknya ubah password administrator terlebih dahulu.
Memberikan IP Address LAN
IP > Addresses > + (Add).
Addresses = 192.168.100.1/24
Interface = ether2

Apply > OK
Mengatur DHCP Client pada WAN
Agar RouterBoard memperoleh IP dari modem atau ISP secara otomatis.
IP > DHCP Client > + (Add).
Interface = ether1

Apply > OK
Mengatur DNS
- Servers = 8.8.8.8, 8.8.4.4
- Checklist Allow Remote Requests

Membuat NAT Masquerade
IP > Firewall > NAT > + (Add).

Apply > OK
Uji Koneksi Internet MikroTik
Buka menu “New Terminal”, jalankan perintah ping 8.8.8.8 dan ping google.com .

Hubungkan Komputer dengan RouterBoard
Hubungkan kabel lan ke ethernet komputer dan eth2 routerboard.
Buka Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center > Change adapter settings.
Use the following IP Address
- IP address = 192.168.100.2/24
- Subnet mask = 255.255.255.0
- Default gateway = 192.168.100.1
Use the following DNS server addresses
- Preferred DNS server = 8.8.8.8
- Alternate DNS server = 8.8.4.4

Tes Koneksi Internet Komputer
Windows (Keyboard) + R > ketikan cmd > OK.
Lakukan ping 8.8.8.8 dan ping google.com

Kesimpulan
Melakukan konfigurasi dasar menghubungkan RouterBoard MikroTik ke Internet merupakan fondasi penting sebelum membangun jaringan yang lebih kompleks.
Dengan mengatur IP Address, DHCP Client, DNS, NAT, dan DHCP Server, RouterBoard sudah dapat berfungsi sebagai gateway yang membagikan koneksi Internet ke seluruh perangkat dalam jaringan.
Dengan memahami dasar-dasar ini, proses pengembangan jaringan menggunakan MikroTik akan menjadi jauh lebih mudah dan terstruktur.
