Manipulasi Router ID routing OSPF merupakan salah satu konfigurasi yang penting dipahami ketika mengelola jaringan berbasis Open Shortest Path First (OSPF). Router ID digunakan sebagai identitas unik setiap router yang menjalankan proses OSPF.
Pengaturan Router ID yang tepat dapat memudahkan administrator dalam mengidentifikasi router, melakukan troubleshooting, serta memahami hubungan antarrouter dalam jaringan.
Secara default, OSPF akan menentukan Router ID berdasarkan alamat IP yang tersedia pada router. Namun, administrator dapat menentukan Router ID secara manual agar identitas router lebih terstruktur dan mudah dikenali.
Apa Itu Router ID pada OSPF?
Router ID adalah identitas unik yang digunakan oleh OSPF untuk mengenali setiap router yang berpartisipasi dalam proses routing.
Router ID memiliki format seperti alamat IPv4, misalnya 1.1.1.1, tetapi tidak harus merupakan alamat IP yang benar-benar dikonfigurasi pada interface router.
Dalam proses OSPF, Router ID digunakan antara lain untuk mengidentifikasi router dalam Link-State Advertisement (LSA), membentuk hubungan dengan router tetangga, serta menentukan identitas router dalam Link-State Database (LSDB).
Oleh karena itu, setiap router dalam satu domain OSPF sebaiknya memiliki Router ID yang unik.
Bagaimana OSPF Menentukan Router ID?
Jika Router ID tidak ditentukan secara manual, OSPF akan memilih Router ID berdasarkan alamat IP yang tersedia pada router.
Pemilihan tersebut mempertimbangkan alamat IP yang dikonfigurasi pada interface loopback dan kemudian alamat IP interface aktif yang tersedia.
Karena Router ID memiliki fungsi sebagai identitas proses OSPF, penggunaan alamat loopback sering menjadi pilihan yang praktis.
Interface loopback bersifat logis dan tidak bergantung langsung pada kondisi sebuah interface fisik sehingga dapat memberikan identitas yang lebih konsisten.
Mengapa Router ID Perlu Dimanipulasi?
Manipulasi Router ID biasanya dilakukan untuk membuat identitas router lebih terstruktur atau ketika Router ID yang digunakan sebelumnya perlu diubah.
Konfigurasi manual juga dapat membantu administrator menghindari pemilihan Router ID secara otomatis yang kurang sesuai dengan rancangan jaringan.
Beberapa alasan umum untuk mengatur Router ID secara manual antara lain:
- Membuat identitas setiap router lebih mudah dikenali
- Menjaga konsistensi identitas router dalam jaringan
- Mempermudah troubleshooting OSPF
- Menyesuaikan Router ID dengan dokumentasi jaringan
- Menghindari penggunaan alamat IP interface yang tidak diinginkan
- Mempermudah identifikasi router pada output perintah OSPF
Perubahan Router ID sebaiknya dilakukan dengan perencanaan karena Router ID berhubungan dengan proses OSPF dan pembentukan adjacency
Topologi Manipulasi Router ID
Sebagai contoh, digunakan dua router yang menjalankan OSPF:

Konfigurasi OSPF Area 0 R1 dan R2
R1(config)#router ospf 1 R1(config-router)#network 12.12.12.0 0.0.0.255 area 0 R1(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0 R2(config)#router ospf 1 R2(config-router)#network 12.12.12.0 0.0.0.255 area 0 R2(config-router)#network 192.168.2.0 0.0.0.255 area 0
Cek Neighbor OSPF
R1#show ip ospf neighbor Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface 192.168.2.2 1 FULL/BDR 00:00:33 12.12.12.2 FastEthernet0/0 R2#show ip ospf neighbor Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface 192.168.1.1 1 FULL/DR 00:00:36 12.12.12.1 FastEthernet0/1
Terdeteksi R1 Router ID 192.168.1.1 dan Router ID R2 192.168.2.2, dikarenakan IP Address paling yang teringgi.
Membuat Router ID Menggunakan Loopback
Selain menggunakan router-id default, administrator juga dapat menggunakan interface loopback sebagai sumber Router ID ketika Router ID tidak ditentukan secara manual.
R1(config)#int l0 R1(config-if)#ip add 1.1.1.1 255.255.255.255 R1(config-if)#no shutdown R1(config-if)#exit R1(config)#int l1 R1(config-if)#ip add 10.10.10.10 255.255.255.255 R1(config-if)#no shutdown R2(config)#int l0 R2(config-if)#ip add 2.2.2.2 255.255.255.255 R2(config-if)#no shutdown R2(config-if)#exit R2(config)#int l1 R2(config-if)#ip add 20.20.20.20 255.255.255.255 R2(config-if)#no shutdown R2(config-if)#exit
Verifikasi Router ID Loopback
Agar router id routing ospf berubah menggunakan ip loopback, haru menghapus adjacency ospf atau melakukan reboot router.
R1(config)# do copy running-config startup-config R1(config)# do write R1(config)# do clear ip ospf process R1(config)# do reload R2(config)# do copy running-config startup-config R2(config)# do write R2(config)# do clear ip ospf process R2(config)# do reload
Cek Neighbor OSPF
Setelah router reboot, maka setiap router akan melakukan pemilihan ulang router-id. Seharusnya router-id yang digunakan oleh kedua router adalan IP Address loopback tertinggi, R1 router-id 10.10.10.1 dan R2 router-id 20.20.20.20.
R1(config)#do show ip ospf neighbor Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface 20.20.20.20 1 FULL/DR 00:00:32 12.12.12.2 FastEthernet0/0 R2(config)#do show ip ospf neighbor Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface 10.10.10.10 1 FULL/BDR 00:00:30 12.12.12.1 FastEthernet0/1
Cara paling efektif untuk menentukan router-id adalah dengan melakukan konfigurasi router-id pada setiap router secara manual sehingga router tidak perlu berfikir mencari router-id.
Melainkan langsung menggunakan router-id sesuai yang di konfigurasikan. Hal ini menghemat resource router, meskipun hanya sedikit.
R1(config)#router ospf 1 R1(config-router)#router-id 100.100.100.100 R1(config-router)#do clear ip ospf process Reset ALL OSPF processes? [no]: yes R1(config-router)#do copy running-config startup-config R1(config-router)#do write R1(config-router)#do reload R2(config)#router ospf 1 R2(config-router)#router-id 200.200.200.200 R2(config-router)#do clear ip ospf process Reset ALL OSPF processes? [no]: yes R2(config-router)#do copy running-config startup-config R2(config-router)#do write R2(config-router)#do reload
Jalanan perintah show ip ospf neighbor pada R1 dan R2.
R1(config)#do show ip ospf neighbor Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface 200.200.200.200 1 FULL/DR 00:00:31 12.12.12.2 FastEthernet0/0 R2(config)#do show ip ospf neighbor Neighbor ID Pri State Dead Time Address Interface 100.100.100.100 1 FULL/BDR 00:00:37 12.12.12.1 FastEthernet0/1
Terlihat R1 router-id 100.100.100.100 dan router-id R2 200.200.200.200
Kesimpulan
Manipulasi Router ID pada OSPF dapat dilakukan secara manual menggunakan perintah router-id pada proses OSPF. Pengaturan ini membantu administrator memberikan identitas yang terstruktur dan unik pada setiap router.
Setelah Router ID dikonfigurasi, administrator perlu memastikan perubahan diterapkan dengan melakukan reset proses OSPF jika proses sebelumnya sudah berjalan.
Verifikasi dapat dilakukan menggunakan perintah show ip ospf, show ip ospf neighbor, dan show ip ospf database.
Dengan konfigurasi dan verifikasi yang tepat, Router ID dapat dikelola secara lebih terstruktur sehingga memudahkan identifikasi dan troubleshooting jaringan OSPF.
