Salah satu langkah paling fundamental setelah instalasi FreeBSD adalah mengkonfigurasi jaringan agar machine FreeBSD dapat terhubung ke internet atau jaringan lokal.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan setting jaringan di FreeBSD, meliputi konfigurasi IP Address (static dan DHCP), Gateway, DNS, dan Hostname.
Mengidentifikasi Interface Jaringan
Pertama, kita perlu tahu nama interface yang tersedia. Gunakan perintah:
ifconfig
Perintah ini akan menampilkan semua interface. Cari interface yang terhubung ke jaringan. Contoh disini em0 tersambung ke internet (dhcp client) dan em1 tersambung ke laptop.

Interface adalah em0 dan sudah memiliki IP 192.168.1.4. Kita akan menggunakan em1 dalam contoh-contoh selanjutnya.
Static IP Address
Konfigurasi static diperlukan untuk server yang membutuhkan alamat IP yang tetap.
Untuk memulai konfigurasi, kita perlu mengedit file konfigurasi sistem utama. File ini bernama rc.conf dan terletak di dalam direktori /etc/. Kita akan menggunakan text editor bawaan FreeBSD yang bernama ee (Easy Editor) yang cukup ramah untuk pemula.
ee /etc/rc.conf

DNS Resolver
Agar FreeBSD dapat menerjemahkan nama domain (seperti google.com) menjadi alamat IP konfigurasi berada di file /etc/resolv.conf .
ee /etc/resolv.conf

Restart Service Network dan Routing
Untuk menerapkan semua perubahan konfigurasi yang telah kita lakukan, kita perlu me-restart layanan jaringan. Perintah di bawah ini akan me-restart interface jaringan (netif) dan layanan routing (routing) secara berurutan.
service netif restart
service routing restart
Jika setelah me-restart jaringan dengan konfigurasi DHCP tidak dapat terhubung ke internet (ping ke gateway atau internet gagal), kemungkinan DHCP Client tidak berhasil mendapatkan alamat IP dari server.
Jalankan perintah dhclient secara manual untuk memaksa permintaan alamat IP baru dari server DHCP.
dhclient em0

