Reverse Proxy Website di aaPanel
Reverse Proxy Website di aaPanel

Cara Reverse Proxy Website di aaPanel dengan Nginx

Reverse Proxy adalah sebuah teknik server yang menerima request dari klien dan meneruskannya ke server lain di jaringan internal.  Hasil response dari server internal tersebut kemudian dikembalikan ke klien, seolah-olah berasal dari server proxy itu sendiri.

Dalam konteks pengelolaan website, reverse proxy sangat berguna untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Mengamankan server backend yang rentan.
  • Membagi beban (load balancing) traffic ke beberapa server aplikasi.
  • Meng-host beberapa aplikasi di belakang satu alamat IP publik.
  • Menggunakan SSL Termination, di mana Nginx menangani SSL dan meneruskan trafik HTTP biasa ke backend, sehingga meringankan beban server aplikasi.

aaPanel, panel administrasi server yang ramah pengguna, memudahkan kita untuk mengonfigurasi reverse proxy di server Nginx tanpa perlu mengedit file konfigurasi secara manual melalui command line.

Prasyarat

  1. Server dengan aaPanel terinstal.
  2. Nginx sebagai web server.
  3. Sebuah website atau aplikasi yang berjalan di server lain (atau port lain di server yang sama) yang ingin di-proxy.

Add Site di aaPanel Sebagai Reverse Proxy

Pertama, tambahkan domain utama kamu di aaPanel:

  1. Buka aaPanel dan masuk ke menu Website
  2. Klik Add Site
  3. Isi domain/ subdomain sebagai mirror
  4. Pilih PHP Version sesuai kebutuhan
  5. Klik Submit
Site Mirror aaPanel
Site Mirror aaPanel

Konfigurasi Reverse Proxy

Di dalam menu pengaturan website klik conf. Pada halaman ini, klik tombol Add Reverse Proxy.

Anda akan melihat formulir untuk mengisi detail reverse proxy. Isi dengan informasi berikut:

  • Proxy Name: Beri nama yang deskriptif, misalnya “Reverse Proxy Subdomain to Medium“.
  • Proxy Directory (opsional): Jika kamu ingin meneruskan request untuk sub-path tertentu (misalnya domain-kamu/api/) ke server backend, kamu bisa mengaturnya di sini. Biarkan kosong jika kamu ingin meneruskan semua trafik root (/) ke backend.
  • Target URL: Ini adalah URL target tempat aplikasi backend Anda berjalan. Masukkan URL lengkapnya, termasuk port jika ada. Contoh: http://127.0.0.1 atau http://192.168.1.100:8080.
  • Send Domain: Ini akan meneruskan nama domain asli (dari website aaPanel ini) ke server backend, yang seringkali diperlukan oleh aplikasi untuk menghasilkan URL yang benar.

Setelah semua diisi, klik Confirm. aaPanel akan secara otomatis membuat dan memuat ulang konfigurasi Nginx.

Catatan: ketika domain/subdomain reverse proxy tidak menggunakan SSL, maka untuk target url tanpa menggunakan SSL (https).

Create Reverse Proxy pada Site aaPanel
Create Reverse Proxy pada Site aaPanel

Pengujian Reverse Proxy Nginx aaPanel

Akses website redirect-checker.org untuk melihat perpindahan domain/subdomain sebagai reverse proxy ke ga46.medium.com .

Check Reverse Proxy Nginx aaPanel
Check Reverse Proxy Nginx aaPanel