Icinga adalah sistem monitoring open-source yang powerful untuk melacak ketersediaan dan performa resource jaringan. Salah satu aspek penting dalam konfigurasi Icinga adalah kemampuan untuk menambahkan host dan service secara manual.
Manual configuration memberikan kontrol penuh kepada administrator untuk mendefinisikan secara detail apa yang akan dimonitor dan bagaimana caranya.
Artikel ini akan membahas lengkap untuk menambahkan hosts dan service di Icinga melalui manual configuration.
Struktur Configuration Icinga
Sebelum memulai, penting memahami struktur dasar konfigurasi Icinga:
- File konfigurasi utama: icinga2.conf
- Direktori konfigurasi yang disarankan: /etc/icinga2/conf.d/
- Objek konfigurasi utama: Zone, Endpoint, Host, Service, Command
Menambahkan Hosts
Buka file hosts.conf menggunakan text editor nano. Tambahkan script dibagian paling bawah
sudo su cd /etc/icinga2/conf.d nano hosts.conf
object Host "HOSTNAME_TARGET" {
address = "IP_PUBLIC_TARGET"
check_command = "hostalive"
}
Keterangan: check_command = “hostalive” akan melakukan ping berulang ke machine target
Restart service icinga2 untuk memperbarui perubahan.
systemctl restart icinga2 systemctl status icinga2
Monitoring Disk
Install package monitoring-plugins
sudo apt install monitoring-plugins
Masuk ke dalam directory icinga buka file services.conf dengan nano.
sudo su cd /etc/icinga2/conf.d nano services.conf
Masukan script paling bawah, ganti HOSTNAME_TARGET, yang akan di monitoring disk nya.
apply Service "disk-root" {
check_command = "disk"
vars.disk_partitions = [ "/" ]
vars.disk_warning = "20%"
vars.disk_critical = "10%"
assign where host.name == "HOSTNAME_TARGET"
}
Restart service icinga2
sudo systemctl restart icinga2 sudo systemctl status icinga2
Load CPU
Memantau load cpu buka file service.conf
cd /etc/icinga2/conf.d nano services.conf
Masukan script dibawah kedalam file service
apply Service "load" {
check_command = "load"
vars.load_wload1 = 2.0
vars.load_cload1 = 3.0
vars.load_wload5 = 1.5
vars.load_cload5 = 2.5
vars.load_wload15 = 1.0
vars.load_cload15 = 2.0
assign where host.name == "HOSTNAME_TARGET"
}
Restart icinga2 services.
sudo systemctl restart icinga2 sudo systemctl status icinga2
SWAP
Memantau file swap, sama seperti sebelumnya.
cd /etc/icinga2/conf.d nano services.conf
Masukan script dibawah bagian paling bawah.
apply Service "swap" {
check_command = "swap"
assign where host.name == "HOSTNAME_TARGET"
}
Saat melakukan perubahan configuration icinga 2 selalu melakukan restart service.
sudo systemctl restart icinga2 sudo systemctl status icinga2
Manual configuration di Icinga memberikan fleksibilitas maksimal dalam mendefinisikan monitoring environment. Dengan memahami struktur objek, apply rules, dan best practices, administrator dapat membangun sistem monitoring yang robust dan sesuai dengan kebutuhan spesifik organisasi.
Meskipun membutuhkan lebih banyak effort awal, konfigurasi manual menghasilkan kontrol yang lebih granular dibandingkan metode auto-discovery.

