Di era digital yang serba terhubung, kebutuhan akan private cloud storage semakin meningkat. Dengan menggunakan NextCloud dan aaPanel.
Kamu dapat membuat solusi private cloud storage yang aman, terenkripsi, dan sepenuhnya berada dalam kendali kamu. Artikel ini akan memandu kamu dalam membuat private cloud storage nextcloud di aaPanel.
Apa itu NextCloud dan Mengapa Menggunakannya?
NextCloud adalah platform penyimpanan dan kolaborasi berbasis open-source yang memungkinkan kamu menyimpan, berbagi, dan mengelola file secara pribadi.
Berbeda dengan layanan cloud publik seperti Google Drive atau Dropbox, NextCloud memberi kamu kendali penuh atas data kamu dengan fitur-fitur:
- Enkripsi end-to-end untuk keamanan maksimal
- Sinkronisasi file antar perangkat
- Kolaborasi dokumen secara real-time
- Kalender dan kontak yang dapat disinkronkan
- Aplikasi ekstensi yang dapat ditambahkan sesuai kebutuhan
System Requirements NextCloud
Sebelum memulai, pastikan kamu memiliki sebuah VPS/ Cloud:
- RAM: 1GB
- Processor: 1 Core
- Storage: 20GB
- Domain/ Subdomain
- Web Server: Nginx
- PHP Runtime: PHP 8.3 (PHP Extension: mbstring,fileinfo,exif,apcu,pdo_sqlsrv,redis)
- Database: MySQL 8.4, MariaDB 10.11
- PHP Function Enable: pcntl_signal,pcntl_signal_dispatch
Membuat Site NextCloud
Masuk menu Website => Pilih PHP Project => Add site => Create Site. Masukan domain/subdomain pada domain name, Description Site, Database, dan PHP Version. Confirm

Upload dan Extract File NextCloud
Download terlebih dahulu file NextCloud di website resminya, pilih versi latest. Upload file NextCloud ke dalam. directory site aaPanel, tunggu sampai proses selesai.
Extract file nextcloud-32.0.2.zip, pindahkah file-file hasil extract ke directory root site NextCloud. Jangan Lupa Hapus Directory dan file nextcloud-32.0.2.zip.

Membuat User NextCloud dan Configuration Database
Akses domain/subdomain yang digunakan oleh site NextCloud. Akan Muncul Kolom menu Create administration account dan Database Configuration. Klik Install/ Pasang
Untuk Database Configuration Masukan Database Name, Username, dan Password saat Pembuatan Site di aaPanel.

Akses domain/subdomain yang digunakan site NextCloud, masukan Username dan Password yang dibuat diatas.

Berikut Dashboard dari NextCloud.

Memory Cache (Redis)
Masuk ke menu “App Store” pilih Installed, lalu cari Redis disebelah kanan, Klik Setting. Sampai muncul menu baru, pilih Optimization pada bagian requirepass/ password redis kosongkan. Save
Jika belum ada redis di aaPanel, install terlebih dahulu.

Selanjutnya, configuration NextCloud agar tersambung dengan Redis, masuk ke directory root site NextCloud => Config => Edit file config.php. Masukan script config dibawah ini.
‘memcache.local’ => ‘\OC\Memcache\Redis’,
‘memcache.distributed’ => ‘\OC\Memcache\Redis’,
‘filelocking.enabled’ => ‘true’,
‘redis’ =>
array (
‘host’ => ‘localhost’,
‘port’ => ‘6379’
),
Memory Cache digunakan untuk mengunci file secara transaksional (transactional file locking). Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan file selama operasi normal.

Pengujian Memory Cache Redis
SSH remote/menggunakan fitur terminal di aaPanel ke VPS server yang menjalankan NextCloud. Karena menggunakan Ubuntu server install terlebih dahulu redis-tools dengan menjalankan perintah sudo apt install redis-tools.
Lakukan monitoring redis, untuk cek apakah nextcloudnya sudah tersambung dengan redis atau tidak. Dengan menjalankan perintah dibawah.
redis-cli monitor
Akan terlihat log pada terminal dibawah jika nextcloud sudah terintegrasi dengan redis.

Configuration SSL/HTTPS di NextCloud
Masuk ke Website => Cari Site NextCloud => dibagian kanan site Klik Conf => SSL => Let’s Encrypt => Pilih domain/subdomain => Apply.

Berikut hasil pembuatan SSL menggunakan Let’s Encrypt, secara otomatis akan membuat Private Key (KEY) dan Certificate (CRT/PEM).

Configuration URL Rewrite http redirect https Site NextCloud
Masuk ke URL Rewrite dibawah ini, ke site NextCloud. Save
if ($scheme = http) {
return 301 https://$server_name$request_uri;
}

Pengujian SSL Domain NextCloud
Akses domain NextCloud menggunakan http pada browser, pastikan ketika masuk halaman berubah menjadi https/ simbol gembok.

Pengujian Create Directory dan Upload File ke NextCloud
Pada PHP Version 8.3 default size file yang bisa di upload maksimal 50MB, tapi kamu jangan khwatir, tapi kita bisa merubah nya pada configuration php nya yaitu Limit Upload.
Contoh membuat sebuah directory dengan nama Geeks Conn dan upload file compress zip dengan ukuran 19,5 MB.

Mulai membuat cloud storage private nextcloud kamu, nikmati kebebasan digital tanpa mengorbankan privasi dan keamanan data.

