File configuration Ansible memungkinkan administrator sistem dan engineer DevOps untuk mengontrol bagaimana Ansible berinteraksi dengan server.
Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi cara mengoptimalkan penggunaan Ansible melalui pengaturan file configuration.
Apa itu File Ansible Config?
File configuration Ansible (biasanya bernama ansible.cfg) adalah file format INI style yang menentukan berbagai pengaturan yang mengontrol perilaku Ansible. File ini dapat ditempatkan di beberapa lokasi dengan prioritas tertentu:
- Lokasi Current Directory (./ansible.cfg) – prioritas tertinggi
- Home Directory (~/ansible.cfg)
- System-wide (/etc/ansible/ansible.cfg) – prioritas terendah
Struktur Dasar File Ansible Config
Berikut adalah contoh struktur dasar file ansible.cfg:
[defaults]
inventory = ./inventory
host_key_checking = False
timeout = 30
Artinya :
- ( [defaults] ) Penulisan script configuration Ansible dikelompokan dalam buah section
- ( inventory ) Menentukan lokasi file inventory yang berisi daftar machine server atau virtual machine
- ( host_key_checking ) Menonaktifkan verifikasi kunci SSH host untuk koneksi pertama
- ( timeout ) Waktu tunggu maksimal (dalam detik) untuk koneksi ke host

Membuat File Ansible Config
Jalankan perintah sudo nano ansible.cfg untuk membuat file configuration, di dalam directory yang berisi file inventory, ssh-keys.

Masukan script diatas kedalam file ansible.cfg
Pengujian File Configuration Ansible
Sebelumnya akan menjalankan ansible kita menambahkan -i ./inventory, disini akan menggunakan pattern/ pola dengan memanggil nama group di inventory dan hasilnya tetap sama tapi lebih terstruktur.
sudo ansible nama_group_host_inventory -m ping

File konfigurasi Ansible adalah alat yang sangat powerful untuk mengontrol dan mengoptimalkan perilaku Ansible di berbagai lingkungan. Dengan memahami dan menerapkan konfigurasi yang tepat, kamu dapat:
Meningkatkan performa eksekusi playbook, Mengamankan koneksi SSH, dan Mengelola privilege escalation dengan baik.
Menyesuaikan output sesuai kebutuhan, Mengoptimalkan caching untuk eksekusi yang lebih cepat.
Sesuaikan konfigurasi Ansible kamu dengan kebutuhan spesifik environment dan selalu ikuti best practices keamanan untuk menjaga infrastruktur tetap aman dan terkendali.

