Cara Setting WordPress Multisite Stack LNMP
Cara Setting WordPress Multisite Stack LNMP

Cara Setting WordPress Multisite Stack LNMP dengan Subdomain

Membangun jaringan website dalam satu instalasi WordPress kini semakin populer, terutama bagi developer maupun pemilik bisnis digital yang ingin mengelola banyak situs secara efisien.

Dengan konsep multisite, kamu dapat mengatur berbagai website hanya dari satu dashboard tanpa perlu instalasi berulang. Kombinasi dengan stack LNMP (Linux, Nginx, MySQL, PHP) juga memberikan performa tinggi dan lebih ringan dibandingkan konfigurasi tradisional.

Di sisi lain, penggunaan subdomain dalam WordPress Multisite menjadi solusi fleksibel untuk membuat situs turunan seperti site1.domain, site2.domain, dan seterusnya.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan praktis cara setting WordPress Multisite menggunakan stack LNMP dengan subdomain, mulai dari persiapan hingga konfigurasi akhir.

 

Topologi WordPress Multisite dengan Subdomain
Topologi WordPress Multisite dengan Subdomain

Install dan Configure Stack LNMP

Update dan Upgrade package ubuntu 24.04.

sudo apt update && sudo apt upgrade

Install NGINX, MariaDB, dan PHP.

sudo apt install nginx mariadb-server mariadb-common php8.3 php8.3-fpm php8.3-bcmath php8.3-xml php8.3-mysql php8.3-zip php8.3-intl php8.3-ldap php8.3-gd php8.3-cli php8.3-bz2 php8.3-curl php8.3-mbstring php8.3-imagick php8.3-tokenizer php8.3-opcache php8.3-memcache php8.3-cgi -y

Buat konfigurasi nginx untuk WordPress Multisite.

sudo nano /etc/nginx/sites-available/DOMAIN.conf

Masukan script configuration nginx dibawah.

server {
    listen 80;
    server_name DOMAIN www.DOMAIN;
    root /var/www/DOMAIN;
    index index.php index.html index.htm; 

    location / {
      try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
    }

    location ~ \.php$ {
      try_files $fastcgi_script_name =404;
      include fastcgi_params;
      fastcgi_pass    unix:/run/php/php8.3-fpm.sock;
      fastcgi_index   index.php;
      fastcgi_param DOCUMENT_ROOT    $realpath_root;
      fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $realpath_root$fastcgi_script_name; 
    }

    access_log /var/log/nginx/DOMAIN_access.log;
    error_log /var/log/nginx/DOMAIN_error.log;
}

Cek configuration, jika muncul error cek kembali configuration nginx.

sudo nginx -t

Buat symbolic link untuk configuration nginx.

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/DOMAIN.conf /etc/nginx/sites-enabled/

Aktifkan dan restart service nginx.

sudo systemctl enable nginx
sudo systemctl restart nginx

Hapus configuration default dari nginx.

sudo rm /etc/nginx/sites-available/default
sudo rm /etc/nginx/sites-enabled/default
sudo rm -r /var/www/html

Install certbot let’s encrypt untuk mengaktifkan TLS/SSL.

sudo snap install --classic certbot
sudo ln -s /snap/bin/certbot /usr/local/bin/certbot

 

sudo certbot --nginx

Download WordPress, ekstrak, dan pindahkan ke /var/www/DOMAIN .

wget https://wordpress.org/latest.tar.gz -O wordpress.tar.gz
tar xzvf wordpress.tar.gz
sudo mv wordpress/* /var/www/DOMAIN

Ubah ownership dan permission file WordPress.

chown -R www-data:www-data /var/www/DOMAIN
chmod -R 755 /var/www/DOMAIN
sudo find /var/www/DOMAIN -type d -exec chmod 775 {} \;
sudo find /var/www/DOMAIN -type f -exec chmod 664 {} \;

Create database WordPress Main Site.

sudo mariadb -u root -p
CREATE DATABASE NAMA_DATABASE;

Membuat user database dan menghubungkan ke database.

CREATE USER 'USERNAME'@'localhost' IDENTIFIED BY 'PASSWORD';
GRANT ALL PRIVILEGES ON NAMA_DATABASE.* TO 'USERNAME'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;

Akses https://DOMAIN pada browser untuk melakukan instalasi.

Kesimpulan

Menggunakan WordPress Multisite dengan stack LNMP dan subdomain adalah solusi yang sangat efisien untuk mengelola banyak website dalam satu sistem terpusat.

Dengan konfigurasi yang tepat, kamu bisa mendapatkan performa tinggi sekaligus kemudahan manajemen yang lebih baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu tidak hanya berhasil mengaktifkan multisite, tetapi juga mengoptimalkannya untuk kebutuhan skala besar.

Pastikan setiap konfigurasi dilakukan dengan teliti, terutama pada bagian DNS dan Nginx, karena keduanya sangat berpengaruh terhadap keberhasilan sistem multisite.