Dalam era digital yang serba terhubung, memiliki sistem komunikasi email yang andal dan independen adalah sebuah keunggulan.
Ketergantungan pada layanan email publik seperti Gmail atau Yahoo memang praktis, tetapi untuk keperluan bisnis, komunitas, atau sekadar ingin memiliki kendali penuh atas data pribadi, bangun mail server private di aaPanel adalah solusinya.
Bayangkan kamu bisa mengirim dan menerima email dengan domain sendiri (contoh: [email protected]) sepenuhnya di bawah kendali server kamu.
Dengan memanfaatkan aaPanel, panel administrasi server yang familiar dan ramah untuk pengguna impian ini bisa diwujudkan dengan lebih mudah.
Apa yang Kamu Butuhkan Sebelum Membangun Mail Server?
- Resource Server Minimal dengan 1 GB RAM (2 GB lebih disarankan) dan OS Linux Server.
- Nama Domain pribadi yang akan digunakan untuk email.
- Pastikan aaPanel sudah terinstal di server Anda. Jika belum, Anda bisa mengunduhnya dari situs resmi aaPanel.
- Waktu dan Kesabaran, Konfigurasi mail server membutuhkan ketelitian.
Configuration DNS Record Cloudflare
Kunci utama dari mail server untuk berfungsi dengan baik adalah konfigurasi DNS (Domain Name System) yang benar. Kamu perlu menambahkan beberapa record di pengelolaan domain.
Pointing Subdomain ke IPv4 Public di DNS Record Cloudflare, subdomain untuk webmail.

Masukan DNS Record MX

Install Mail Server dan Configuration
Masuk ke menu App Store pada aaPanel, pada kolom pencarian ketikan “Mail Server“, Klik Install. Tunggu sampai proses selesai.

Setelah Proses instalasi Mail Server, silahkan klik Setting pada software Mail Server di sebelah kiri. Akan muncul pop up menu evironment mail server, pastikan semua ready, kemudian klik submit

Isikan Domain Name, A Record subdomain yang digunakan untuk mail server dan IP Public VPS/ Cloud. Klik Submit

Selanjutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini, dimana kamu diminta setting DNS Record TXT SPF, DKIM, dan DMARC, Silahkan klik tombol not set dan setting DNS Record Cloudflare. Jika sudah Klik Refresh domain record.

Keterangan:
- SPF (Sender Policy Framework): untuk otentikasi dan mencegah spam
- DKIM(DomainKeys Identified Mail): untuk otentikasi tanda tangan email
- DMARC (Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance): Pengawas dan Pengambil Keputusan untuk Email Domain kamu
Jika setting DNS sudah tepat, maka tampilan konfigurasi mail server berstatus OK, seperti dibawah ini.

Membuat Account Email di Mail Server
Setelah melakukan konfigurasi mail server aaPanel, selanjutnya kamu dapat membuat akun email dengan domain Akamu sendiri. Klik tombol user, lalu buat akun email sesuai keinginan.


Install RoundCube Webmail
Ketika kamu membuat email akun, untuk kirim dan terima email dilakukan di dashboard aaPanel, hal ini tentu sedikit merepotkan jika setiap kamu ingin akses email harus login dulu ke dashbaord aaPanel.
Sehingga untuk memudahkan kamu dalam kelola Email. Kamu bisa install Roundcube webmail di aaPanel melalui install one-click deployment dan click One-click seperti dibawah ini.


Setelah berhasil install, kamu bisa login ke RoundCube WebMail melalui nama subdomain yang kamu setting ketika instalasi Roundcube, lalu login menggunakan email akun dan password yang sudah dibuat sebelumnya.

Akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kini kamu sudah dapat mengelola email dengan mudah.

Pengujian Mengirim Email
Tahap ini kita akan melakukan pengujian kirim email dari Gmail ke Mail Custom yang sebelum nya kita install mail server, configuration, dan Mengelola mail dengan RoundCube Webmail.


Bangun mail server private di aaPanel bukan lagi hal yang menyulitkan. Dengan antarmuka yang terpusat, proses instalasi dan konfigurasi menjadi jauh lebih sederhana dibandingkan melakukannya secara manual via command line.
Kamu kini memiliki kendali penuh atas komunikasi email organisasi atau pribadi kamu, dengan tingkat privasi dan keamanan yang lebih tinggi.
