Manajemen configuration perangkat juniper adalah fondasi kritis untuk memastikan stabilitas, keamanan, dan kinerja optimal dari infrastruktur jaringan.
Berbeda dengan perangkat lain, Juniper Junos OS memiliki filosofi dan metode konfigurasi yang unik, menawarkan kontrol yang terstruktur dan powerful.
Proses manajemen yang baik memungkinkan administrator jaringan untuk melakukan deployment, pemantauan, pemecahan masalah, dan pemulihan konfigurasi dengan efisien dan andal.
Discard Candidate Configuration
Fitur ini sangat berguna dalam beberapa skenario:
- Membatalkan Kesalahan Edit, Ketika kamu secara tidak sengaja membuat perubahan konfigurasi yang salah atau tidak direncanakan.
- Merestart Proses Konfigurasi, Ketika kamu ingin memulai ulang proses editing dari konfigurasi yang sedang aktif, memastikan kamu bekerja dari kondisi yang bersih.
- Membersihkan Sesi Konfigurasi, Menjamin tidak ada perubahan yang tertinggal dalam konfigurasi kandidat sebelum kamu memulai tugas konfigurasi baru.
Perintah ini akan mengembalikan konfigurasi kandidat untuk menyamai persis dengan konfigurasi aktif yang sedang berjalan.
Dengan kata lain, semua perintah set, edit, atau delete yang kamu lakukan sejak terakhir kali commit akan dihapus.
Cek terlebih dahulu apakah ada candidate configuration, menjalankan perintah.
show | compare

Tambahkan username geeks dengan class super-user .
set system login user geeks class super-user

Penambahan username geeks sudah masuk ke candidate configuration.
show | compare

Karena ingin discard candidate configuration penambahan username geeks, maka jalankan perintah
rollback 0

Ketika menjalanakan rollback 0 candidate configuration akan di discard.
show | compare

Deactive and Active
- Testing dan Troubleshooting: Mematikan sementara fitur atau interface tertentu untuk mengisolasi masalah.
- Perencanaan Perubahan, Menyiapkan konfigurasi baru yang akan diaktifkan di masa depan.
- Pemeliharaan, Menonaktifkan layanan tanpa kehilangan setingan yang telah dikonfigurasi.
- Konfigurasi Bersyarat, Membuat konfigurasi yang dapat dengan mudah dihidupkan atau dimatikan sesuai kebutuhan.

Test Ping R2 ke R1, Pastikan Reachable
ping 10.10.10.1

Contoh akan disable/ deactive interface ethernet 0 di R1.
deactivate interfaces em0

show | compare

commit

Cek informasi IP Address Interface Ethernet 0 atau em0 R1, pastikan tidak ada IP.
run show interfaces terse



show | compare

Lakukan commit untuk menyimpan candidate configuration active interface em0
commit

Setelah melakukan active interface em0, pastikan muncul IP Address 10.10.10.1/24
run show interfaces terse

Jika tidak bisa melakukan ping, tunggu beberapa saat
ping 10.10.10.1

Rename Configuration
Rename Configuration fitur dalam Junos OS yang memungkinkan administrator untuk mengganti nama file konfigurasi yang tersimpan atau membuat salinan konfigurasi dengan nama yang berbeda.
Fitur ini sangat berguna untuk keperluan organisasi, dokumentasi, dan manajemen versi konfigurasi.
Berbeda dengan perintah save sederhana, rename memberikan fleksibilitas dalam mengelola berbagai “snapshot” konfigurasi perangkat tanpa harus menghapus atau menimpa file yang sudah ada.
Fungsi dan Manfaat Utama
Organisasi yang Lebih Baik, Memungkinkan pengelompokan konfigurasi berdasarkan tujuan, tanggal, atau versi (misal: config-pre-upgrade, config-backbone-2025).
- Backup yang Terstruktur, kamu dapat dengan mudah membuat salinan konfigurasi aktif dan memberinya nama yang deskriptif sebagai cadangan sebelum melakukan perubahan besar.
- Manajemen Versi Sederhana, Membantu melacak perubahan konfigurasi dari waktu ke waktu dengan menyimpan setiap versi utama dengan nama yang unik.
- Pemulihan yang Cepat dan Tepat, Memudahkan proses load konfigurasi karena nama file yang jelas meminimalisir kesalahan dalam memilih file yang akan diterapkan.
Cek terlebih dahulu user yang ada pada system login juniper, setelah di cek terdapat username angga.
run show configuration system login

Misalkan user angga ingin mengganti menjadi angga16.
rename system login user angga to user angga16

Pastikan user angga berubah menjadi angga16 pada candidate configuration.
show | compare

Untuk menyimpan perubahan commit.
commit

Pengujian Melakukan SSH Remote dari R2 ke R1, Pertama menggunakan user angga pastikan tidak bisa dan Kedua menggunakan user angga16.

Replace Configuration
Metode Replace Configuration salah satu teknik paling powerful dan berisiko dalam manajemen perangkat Juniper.
Berbeda dengan perintah set atau delete yang memodifikasi konfigurasi kandidat secara bertahap, metode ini bertujuan untuk mengganti seluruh konfigurasi aktif dengan sebuah file atau blok konfigurasi yang baru secara sekaligus.
Teknik ini sangat berguna dalam skenario-skenario berikut:
- Deployment Konfigurasi Awal, Mengirimkan konfigurasi standar ke perangkat baru.
- Restorasi dari Backup, Memulihkan perangkat ke kondisi yang diketahui setelah terjadi kegagalan atau kesalahan konfigurasi yang parah.
- Penerapan Template Konfigurasi, Menjalankan skrip automasi yang mendorong file konfigurasi lengkap ke sekelompok perangkat.
- Mengganti Sistem Operasi (OS), Sering digunakan bersamaan dengan upgrade OS untuk memastikan konfigurasi yang kompatibel.
run show configuration system login

Buat user baru angga17 dan password : 12345password .
set system user angga17 class super-user
set system login user angga17 authentication plain-text-password

show | compare
commit

run show configuration system login

Misalkan ingin merubah user yang menggandung kalimat angga dan menjadi anggageeks .
replace pattern angga with anggageeks
show | compare
commit
Lihat user angga16, angga17 berubah menjadi anggageeks16 dan anggageeks17 .

Pengujian Melakukan SSH Remote dari R2 ke R1, Pertama menggunakan user angga16, angga17 pastikan tidak bisa dan Kedua menggunakan user anggageeks16, anggageeks17.

Using Pipe (|)
Pipe (|) adalah alat yang sangat powerful dalam CLI Junos untuk memfilter, mencari, dan memanipulasi output dari perintah show.
Dengan menggunakan pipe, kamu dapat menyempitkan hasil output untuk menampilkan informasi yang spesifik dan relevan, sehingga meningkatkan efisiensi troubleshooting dan monitoring.
Kapan Digunakan? Pipe digunakan ketika output perintah show standar terlalu panjang atau luas, dan kamu perlu mengisolasi bagian tertentu dari output tersebut.

Perintah ini bertujuan untuk menampilkan informasi ringkas (terse) semua interface pada perangkat Juniper, kemudian memfilter outputnya untuk hanya menampilkan baris yang mengandung teks “lo0”.
run show interfaces terse | find lo0

Perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi status dan konfigurasi interface yang sangat ringkas, kemudian memfilter output-nya untuk hanya menampilkan baris yang mengandung kata “lo0”.
run show interfaces terse | math lo0

Perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi status dan konfigurasi interface yang sangat ringkas (terse), kemudian menyaring (memfilter) hasilnya untuk hanya menampilkan baris yang mengandung teks “em0”.
run show interfaces terse | math em0

Perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi status interface yang sedang aktif (tidak down) saja, dengan format output yang ringkas.
run show interfaces terse | except down

Perintah ini digunakan untuk menampilkan konfigurasi yang sedang aktif (running configuration) pada perangkat Juniper, dan menghentikan tampilan di setiap halaman layar.
run show configuration | no-more

Perintah ini digunakan untuk menampilkan konfigurasi perangkat Juniper dalam format “set”
run show configuration | displat set

Perintah show adalah alat utama untuk memantau, memverifikasi, dan mendiagnosis keadaan perangkat dan display set adalah alat utama untuk melihat, menyalin, dan menyimpan konfigurasi dalam format yang ringkas dan dapat dieksekusi.
show | display set


