Install Stack LAMP dengan Docker
Install Stack LAMP dengan Docker

Install Stack LAMP dengan Docker Container

Dengan kemunculan Docker, sekarang kita dapat mengimplementasikan stack LAMP dengan cara yang lebih efisien, portable, dan mudah dikelola.

Artikel ini akan memandu kamu proses install stack LAMP dengan Docker Container.

Keuntungan Menggunakan Docker untuk Stack LAMP

1. Isolasi dan Konsistensi

  • Environment development yang konsisten di semua mesin
  • Tidak ada konflik dependensi antara proyek

2. Kemudahan Deployment

  • Konfigurasi sekali, jalankan di mana saja
  • Mudah untuk scaling dan maintenance

3. Resource yang Efisien

  • Lebih ringan dibanding virtual machine tradisional
  • Startup time yang cepat

Membuat Folder Compose dan Source Code

Buat sebuah folder baru, untuk menyimpan file compose dan source code.

mkdir -p lamp/www

cd lamp

Membuat Folder Stack LAMP
Membuat Folder Stack LAMP

Contoh disini untuk source code membuat sebuah file index.php berisi function phpinfo().

touch www/index.php

echo “<?php phpinfo(); ?>” > www/index.php

Membuat File PHP Berisi Function phpinfo
Membuat File PHP Berisi Function phpinfo

Membuat File Compose Stack LAMP

Buat sebuah file compose, tempat kita deklarasikan configuration seperti image, container, port, network, dan volume.

touch docker-compose.yml

Membuat File Compose LAMP Stack
Membuat File Compose LAMP Stack

Masukan script compose dibawah kedalam file docker-compose.yml

services:
    php-httpd:
        image: php:7.4-apache
        ports:
            – 80:80
        volumes:
            – ./www:/var/www/html
    mariadb:
        image: mariadb:10.6.8
        volumes:
            – vol-mariadb:/var/lib/mysql
        environment:
            MYSQL_ALLOW_EMPTY_PASSWORD: “no”
            MYSQL_ROOT_PASSWORD: “ROOT_PASSWORD
            MYSQL_USER: “USER
            MYSQL_PASSWORD: “USER_PASSWORD
            MYSQL_DATABASE: “NAME_DATABASE
    phpmyadmin:
        image: phpmyadmin/phpmyadmin
        links:
            – mariadb:db
        ports:
            – 8181:80
volumes:
    vol-mariadb:

Untuk membuat container menggunakan file docker compose jalankan perintah dibawah, tunggu sampai proses selesai.

sudo docker compose up -d

Build Docker Compose LAMP Stack
Build Docker Compose LAMP Stack

Pastikan ada tiga container yang dibuat oleh docker compose yaitu: mariaDB, php, dan phpMyAdmin dengan STATUS Up.

sudo docker compose ls

sudo docker compose ps

Cek Status Continer Docker Compose
Cek Status Continer Docker Compose

Pengujian Service Apache, MariaDB dan phpMyAdmin

Pengujian layanan web server apache akses pada browser http://IP_PUBLIC, Pastikan muncul seperti gambar dibawah. Artinya apache dan php sudah berjalan.

Pengujian Container Web Server Apache dan PHP
Pengujian Container Web Server Apache dan PHP

Sama seperti mengakses web server apache yang membedakan dibelakang IP Public ditambahkan port, sebelumnya kita konfigurasi di docker compose. http://IP_PUBLIC:8181

Masukan username dan password yang dimasukan pada file docker compose contoh stacklamp/stacklamp123 .

Pengujian Container phpMyAdmin Stack LAMP
Pengujian Container phpMyAdmin Stack LAMP

Cukup mudah dan gampang Install stack LAMP dengan Docker menawarkan solusi modern yang, Mudah di-replikasi di berbagai environment, Efisien dalam resource, Terisolasi dan aman, Scalable untuk kebutuhan proyek.

Dengan Docker, kamu dapat memiliki environment development LAMP yang siap pakai dalam hitungan menit, serta memudahkan kolaborasi tim dan deployment ke production.