Dalam era digital saat ini, aspek keamanan website menjadi suatu prioritas utama. Pemasangan sertifikat SSL/TLS merupakan langkah fundamental guna mengamankan koneksi antara pengguna dan server, yang memungkinkan diterapkannya protokol HTTPS.
HTTPS tak hanya mengamankan data, tetapi juga membangun kepercayaan pengunjung dan meningkatkan peringkat SEO.
Keuntungan menggunakan aaPanel adalah kemudahannya dalam mengelola SSL. Panel ini telah terintegrasi penuh dengan Let’s Encrypt, sehingga kamu bisa mengamankan website dengan sertifikat SSL gratis tanpa kesulitan.
Berikut Langkah Mengaktifkan SSL Let’s Encrypt aaPanel pada Website.
Langkah-Langkah Cara Pasang SSL Let’s Encrypt Pada Website aaPanel
aaPanel memudahkan proses pengajuan dan pemasangan sertifikat SSL Let’s Encrypt.
1. Login Dashboard aaPanel
Buka web browser akses dashboard aaPanel, menggunakan alamat IP Public dan Port. Masukkan username dan password aaPanel, klik “Login”.
2. Akses Menu Website

Pada sidebar kiri dashboard aaPanel, klik “Website“. Menu ini akan menampilkan semua daftar website yang telah kamu tambahkan.
Cari domain yang ingin kamu pasang SSL. Pada kolom “Operate” di baris domain tersebut, klik tautan “Conf”.
3. Buka Menu SSL
Setelah masuk ke halaman konfigurasi domain, kamu akan melihat beberapa menu pengaturan yang tersedia.
Cari dan klik menu “SSL”.

4. Pengajuan Certificate Let’s Encrypt
Pada tab “SSL”, terdapat opsi untuk mengelola sertifikat. Pilih “Let’s Encrypt” sebagai metode untuk memasang SSL gratis.
Pilih Domain yang Akan dipasang SSL
aaPanel akan otomatis mendeteksi domain kamu. Pastikan domain utama sudah terdaftar dan dicentang. Jika ingin mengamankan subdomain (seperti www), centang juga opsi yang tersedia.
Let’s Encrypt memungkinkan satu sertifikat SSL untuk mengamankan beberapa nama domain atau subdomain, yang dikenal dengan fitur SAN (Subject Alternative Name).
Pilih Application Method
Sebelum menerbitkan sertifikat, Let’s Encrypt akan memverifikasi bahwa kamu memang pemilik domain yang sah. Di aaPanel, verifikasi ini biasanya dilakukan secara otomatis melalui metode unggah file (HTTP-01 challenge).
- File Verification: Metode ini biasanya sudah aktif secara default. aaPanel akan mengatur file verifikasi sementara, dan Let’s Encrypt akan memeriksanya via HTTP (Port 80). Pastikan firewall atau konfigurasi server kamu tidak memblokir akses ke direktori /.well-known/acme-challenge/.
- DNS Verification: Metode ini mungkin tersedia dan memerlukan penambahan record TXT di pengelola DNS kamu. Namun, verification berbasis file biasanya lebih mudah selama DNS kamu sudah di configuration dengan benar.

Klik tombol “Apply”.
Berikut hasil pembuatan SSL Let’s Encrypt, yaitu Private Key dan Certificate. Masuk ke menu Current Certs – (Deployed), Klik Save.

Sebelum memasang SSL Let’s Encrypt ada simbol gembok ada tanda garis merah.

Sesudah Memasang SSL Let’s Encrypt, simbol gembok berubah tanpa garis merah atau https.


